Kenangan Terindah di SMUNSA Klaten

Dulu ketika saya sekolah di Smunsa Klaten tahun 1998-2001 sungguh merupakan masa-masa yang menyenangkan sekali. Bersama temen-temen yang baik hati dan suka menolong.hehehe . Dah lama nih tidak ketemu sama temen-temen smunsa. Tapi ada satu temen yang setiap hari saya selalu ketemu. Bahkan setiap bangun tidur pun langsung bisa ketemu. Dia adalah temen smu saya dan sekarang sudah menjadi istri saya. hehehe

hayo kita sharing bersama kenangan2 apa saja, lucu atau kocak di masa-masa sekolah di smunsa Klaten. Kalau dulu saya sendiri kenangan yang paling berkesan adalah ketika masa-masa berangkat menuju sekolah. Karena letak smunsa yang jauh. kebetulan saya tinggal di Ndeso Palar, Trucuk. Jadi berangkat harus pagi2 sekali agar tidak terlambat. Karena saya berangkat naik Sepeda. Wah asyik bener dan gobyos.com waktu itu. Karena berangkat dari rumah jam 5.30 masih segar sekali udara pagi itu.

Kapan2 mau napak tilas perjalanan naik sepeda ke SMUNSA. kayaknya asyik juga yaw..hehe

 

SMAN 1 Solo dan SMAN 1 Klaten, Kandidat Sekolah Nasional Bertaraf Internasional

Bahasa Inggris Jadi Bahasa Pengantar 5 Mata Pelajarannya Kota Solo bakal punya sekolah nasional bertaraf internasional. Itu jika SMAN 1 Solo, sekolah — yang menjadi salah satu kandidat untuk jadi sekolah nasional bertaraf internasional – itu lolos dalam seleksi yang diadakan Dirjen Pendidikan Dasar Menengah Umum (Dikmenum). SelainSMAN 1 Solo, SMAN 1 Klaten juga menjadi kandidat sekolah nasional bertaraf internasional.

Menurut Sutikno, Humas SMAN 1 Solo, program sekolah nasional bertaraf internasional itu adalah program Dirjen Dikmenum, bekerjasama dengan Asian Development Bank (ADB). “Untuk wilayah Surakarta, SMAN 1 Solo dan SMAN 1 Klaten yang jadi kandidat. Beberapa hari lalu, saya dan rekan lain dipanggil ke Bogor untuk mengikuti workshop tentang rencana ini,” katanya saat ditemui di kantornya, kemarin.

Dari workshop itu diperoleh penjelasan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar sebuah sekolah bisa menjadi sekolah nasional bertaraf internasional. Antara lain, bahasa pengantar untuk lima mata pelajaran — Matematika, Fisika, Kimia, Bahasa Inggris dan Biologi – harus menggunakan Bahasa Inggris. Selain itu, siswa yang bersekolah dan guru yang mengajar juga harus memiliki standar TOEFL dengan batas minimal yang sudah ditentukan. “Konsep-konsepnya saat ini sedang digodok. Dan kalau jadi, rencana ini akan dirintis pada tahun ajaran baru 2006 nanti,” tutur Sutikno.

Ia mengatakan, rencana sekolah nasional bertaraf internasional itu sendiri untuk rintisannya baru akan dilakukan di wilayah Jabar, Jateng dan Jatim. Khusus untuk Jateng, ada sepuluh SMA — termasuk SMAN 1 Solo dan SMAN 1 Klaten — yang menjadi kandidat untuk bisa menjadi sekolah nasional bertaraf internasional.

Soal sekolah mana saja yang akan menjadi sekolah nasional bertaraf internasional, nantinya pihak Dikmenum dan ADB yang akan menentukan berdasar penilaian mereka. “Kalau melihat kondisi riil sekolahan, mudah-mudahan kami bisa menjadi sekolah nasional bertaraf internasional itu.

Ya, kami yang disini mau tidak mau harus siap. Sebab ini kan peluang,” ujar Sutikno. Dia menambahkan, kalaupun nanti SMA 1 Solo menjadi sekolah nasional bertaraf internasional, akan tetap ada mata pelajaran yang masih menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantarnya. Yaitu untuk pelajaran Bahasa Indonesia, Agama dan Pendidikan Kewarganegaraan.

“Itu sebabnya program ini dinamakan sekolah nasional bertaraf internasional. Bukan sekolah internasional. Kenapa? Agar kepribadian bangsa tetap bisa dipertahankan,” tutur Sutikno. Maksud dari kepribadian bangsa itu sendiri, antara lain diajarkan dalam mata pelajaran yang memakai bahasa pengantar Bahasa Indonesia. (irf)

sumber :http://moeka02.id.or.id/index2.php?option=com_content&do_pdf=1&id=19

Smunsa Klaten peringkat ke-38 Nasional

DAFTAR SMU NEGERI DAN SWASTA – Program Studi IPA
Peringkat Nasional 1 s/d 50 Berdasarkan hasil EBTANAS SMU/MA


1. SMU KRISTEN I PENABUR
2. SMU INSAN CENDEKIA
3. SMUN 2 MODAL BANGSA KUTA BARO
4. SMU KRISTEN 3 PENABUR
5. SMU SANTA URSULA
6. SMU ALOYSIUS 1 BANDUNG
7. SMU KRISTEN BPK 1 PNB BANDUNG
8. SMU ST. URSULA II
9. SMU NEGERI 8
10. SMU Negeri 1 Padang Panjang
11. SMU Taruna Nusantara
12. SMU KRISTEN 5 BPK PENABUR
13. SMU ST ANGELA BANDUNG
14. SMUN 2 TINGGIMONCONG (ini sekolahku……. lumayan peringkat 14)
15. SMU KANISIUS
16. SMU NEGERI 1 SIDOARJO
17. SMU DON BOSCO II
18. SMU N 2 AMLAPURA
19. SMU SANG TIMUR
20. SMU Kolese Loyola
21. SMU TARUNA BUMI KHATULISTIWA
22. SMU NEGERI 1 GENTENG
23. SMU KRISTEN BARANA
24. SMU Negeri 1 Yogyakarta
25. SMU SWASTA TITIAN TERAS
26. SMU NEGERI 12
27. SMU YOS SUDARSO
28. SMU TRINITAS BANDUNG
29. SMU Negeri 1 Bukittinggi
30. SMU SANTA THERESIA
31. SMU TARUNA DRA. ZULAEHA
32. SMU FONS VITAE I
33. SMU K KALAM KUDUS 2
34. SMU NEGERI 1 GIANYAR
35. SMU NEGERI 81
36. SMU KRISTEN KARUNIA
37. SMU Negeri 3 Yogyakarta
38. SMU N 1 Klaten
39. SMU NEGERI 5 SURABAYA
40. SMU ALOYSIUS 2 BANDUNG
41. SMU KRISTEN 4 PENABUR
42. SMU KRISTEN BINA BAKTI 2
43. SMU N 1 Pati
44. SMU DWI WARNA
45. SMU Negeri 4 Bukittinggi
46. SMU NEGERI 1 TUBAN
47. SMU PELITA HARAPAN
48. SMU NEGERI 78
49. SMU NEGERI 1 SEMARAPURA

sumber :http://asruldinazis.wordpress.com/2006/11/27/peringkat-smu-1-50/

MONGGO SAMI NYUMBANG ARTIKEL…

Halo semua alumni dan yang masih sekolah di SMUN 1 Klaten tercinta, saya disini sebagai admin mengharapkan partisipasi para alumni dan smua civitas akedemia smunsaka untuk menyumbangkan sebuah artikel dalam format apapun. artikel yang ditulis bebas asal tidak bertentangan dengan Norma2 yang berlaku dan tidak berbau SARA. artikel dapat berupa profil sekolah smunsaka tercinta, profil guru disertakan foto juga kalaupun ada. atau tentang prestasi-prestasi dari smunsaka.

Saya ingin blog ini milik semua alumni dan civitas akedemia SMUNSAKA. Jadi mari kita kembangkan Blog kita ini agar menjadi pusat silaturahmi antar generasi. sehingga Blog ini akan menjadi Blog kebanggan SMUNSAKA.

JIka punya tulisan/artikel atau bahkan foto tentang smunsa  kirim aja  ke alamat email saya winwon14@gmail.com

Saya tunggu kiriman Artikelnya…

Thanks..

ANAK SMUNSAKA prestasi International

 

Tak ada teriakan histeris ABG (anak baru gede) menyambut kepulangannya. Nun jauh di pelosok Desa Paseban, Bayat, Klaten, Jawa Tengah, orang memilih membicarakan Indri, asal Klaten, pemegang kunci sebuah rumah senilai Rp 1 miliar yang diperebutkan kontestan acara reality show di stasiun televisi swasta.

Masyhur Aziz Hilmy memang bukan pemenang kontes nyanyi, adu tampang, atau pesohor dadakan lainnya. Namun, meski jauh dari ingar-bingar panggung, remaja 16 tahun ini mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional. Awal September lalu, Masyhur yang akrab dipanggil Mamas meraih juara pertama Olimpiade Astronomi Internasional (IAO) ke-9 di Ukraina. Dia satu-satunya wakil dari Indonesia untuk kategori peserta senior.

Apa yang diperoleh Mamas dari kejuaraan internasional itu? Murid kelas III IPA-4 SMU 1 Klaten itu cuma tersenyum kepada Tempo. Jangan bayangkan Mamas pulang membawa pulang mobil, rumah, atau sederet hadiah dari sponsor. Dari ajang pertarungan di Simeiz, Crimea, Ukrania, itu Mamas hanya beroleh selembar piagam penghargaan.Selebihnya, “Mamas tidak mendapatkan apa-apa,” kata Surantiyana, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMU 1 Klaten. Satu-satunya imbalan yang lumayan adalah hadiah dari olimpiade serupa yang diraihnya di tingkat nasional. Selain piagam, Mamas mendapat hadiah uang Rp 6 juta.

Hadiah itu belum seberapa dibanding imbalan untuk pemenang olimpiade sains. Elisa Dian Pramesti, teman Mamas di sekolah yang sama, meraih emas dalam Olimpiade Science Nasional. Selain mendapat hadiah uang Rp 7 juta, juga mendapatkan bea siswa untuk menyelesaikan studi ke jenjang yang lebih tinggi. “Seluruh biaya pendidikannya ditanggung,” ujar Surantiyana.

Mamas tak mudah meraih emas di Olimpiade Astronomi Internasional itu. Ia harus menyisihkan 1.300 pesaingnya di kategori senior itu sebelum dilatih di pemusatan latihan di Observatorium Bosscha, Departemen Astronomi Institut Teknologi Bandung (ITB), serta di Planetarium dan Observatorium Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Akibatnya, Mamas juga harus rela ketinggalan pelajaran sekolahnya berminggu-minggu. Apalagi ketika itu ia baru saja naik kelas III. “Saya tertinggal dalam pelajaran, sehingga saya harus mengejarnya,” kata Mamas.

Untuk mengejar ketertinggalannya, sepulang sekolah dia langsung ikut bimbingan belajar setelah sebelumnya menyempatkan mampir di warung internet.

Di sekolah, Mamas aktif hampir di semua klub studi. Ia anggota klub bahasa Inggris hingga klub matematika. Di luar sekolah ia memilih berkutat dengan buku di kamarnya ketimbang bergabung dengan tetangganya di gardu di samping rumahnya.

Yang sedikit membuat Mamas dan ibunya gembira adalah tawaran masuk ke Institut Teknologi Bandung. “Mas, kalau masih tertarik mempelajari astronomi, saya coba usahakan agar kamu bebas tes masuk ITB,” kata Mamas menirukan pembimbingnya. Namun, janji pembimbing Mamas–meski masih janji–telah membuat Siti Jamiatun, ibu Mamas, senang. Janda yang sehari-hari menghidupi tiga anaknya dengan merias pengantin itu seperti melihat masa depan cerah anak keduanya itu.

Jamiatun tak henti melecut semangat anak keduanya. “Le, kowe wis ora duwe bapak. Dadio wong pinter ben ora isin karo liyane (Nak, kamu sudah tidak punya ayah. Jadilah orang pandai agar tidak malu dengan yang lain),” nasihatnya.

Tak ada hujan hadiah untuk Mamas. Tidak juga tepuk sorak. Sambutan paling meriah yang diterimanya adalah ketika peringatan ulang tahun sekolahnya. Di atas panggung sekolah ia menceritakan pengalamannya mengangkat nama bangsa, ribuan kilometer dari Klaten. imron rosyid

sumber : tempo.co.id

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.